HAMA-HAMA DURIAN YANG WAJIB DIWASPADAI

durian 1

Ada lebih dari 30 spesies hama yang dapat menyerang durian, di antara sekian banyak spesies hama, ada sekitar 5 hama durian yang dapat menyebabkan kerugian secara ekonomi. Anda harus waspada dengan kelima hama tersebut karena bisa datang secara tiba-tiba. Berikut ini daftar lima hama durian yang wajib Anda waspadai.

Penggerek kulit buah durian

Hama penggerek kulit buah dapat membuat buah rusak dan busuk karena infeksi sekunder pathogen. Larva penggerek yang baru menetas akan memakan permukaan kulit buah, sedangkan ulat penggerek akan membuat terowongan masuk ke buah. Di dalam buah, ulat akan melakukan eksresi dan berubah menjadi dewasa. Buah yang sudah terinfeksi hama harus segera dibakar agar hama tidak menyerang buah lain yang masih sehat.

Penggerek biji durian

Penggerek betina akan meletakkan telur di bagian permukaan buah. Setelah larva menetas, larva akan memakan permukaan buah dan mulai melakukan penetrasi pada kulit buah hingga biji. Biasanya, hanya ada satu ulat di setiap buah durian, tetapi terkadang Anda bisa mendapati hingga tiga ulat pada satu buah. Larva penggerek durian berwarna merah keunguan ketika sudah dewasa. Setelah berumur dua pekan, larva akan berubah menjadi pupa.

Kutu putih

Kutu putih dapat menutupi bagian buah yang rusak dengan jelaga hitam yang berasal dari madu kutu putih. Sebenarnya, serangan kutu putih tidak akan menurunkan produksi buah, tetapi buah yang sudah terinfeksi akan mengalami penurunan kualitas sehingga petani menjual buah dengan harga yang murah. Malah, terkadang ada juga buah yang tidak layak dipasarkan.

Lalat buah

Lalat buah sebetulnya tidak menjadi hama bagi buah durian yang tumbuh normal karena kulit buah durian terbilang tebal. Lalat buah hanya menyerang buah yang sudah terinfeksi (infeksi sekunder) Phytophthora palmivora sehingga buah tersebut membusuk dan lunak. Kondisi tersebut menyebabkan lalat buah tidak bisa bertelur dan berkembang menjadi dewasa.

Tupai

Tupai menjadi hama bagi pohon durian karena hewan ini dapat menyebabkan kulit buah berlubang. Buah yang sudah diserang tupai tidak bisa dipasarkan. Petani tradisional biasanya mengendalikan hama tupai dengan cara dipanah. Namun, saat ini serangan hama tupai sudah tidak terlalu signifikan karena populasi tupai di alam sudah semakin berkurang.

Hama-hama Durian yang Wajib Diwaspadai

Subscribe to our Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Share this post with your friends

Pupuk Organik GRAMOFERT

Pupuk Organik GRAMOFERT

Pupuk Organik Keunggulan Pupuk GRAMOFERT Pupuk Organik- Pupuk Organik GRAMOFERT (Granul Malingping Fertilizert) adalah zat hara tanaman yang berasal dari bahan organik tersusun dari material

Read More »
pupuk organik granul dari PT Sinar Makmur Organik

MANFAAT PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK

Sejarah penggunaan pupuk pada dasarnya merupakan bagian daripada sejarah pertanian. Penggunaan pupuk diperkirakan sudah dimulai sejak permulaan manusia mengenal bercocok tanam, yaitu sekitar 5.000 tahun

Read More »

CUKA KAYU (WOOD VINEGAR)

Cuka Kayu (Wood Vinegar) merupakan cairan organik yang dihasilkan dari proses kondensasi asap pembakaran biomassa seperti kayu. Cuka kayu juga disebut sebagai asap cair/pyroligneous acid.

Read More »